Home » Tips Kesehatan » Seputar Softlens dan Cairan Pembersih Softlens

Seputar Softlens dan Cairan Pembersih Softlens

Monday, October 16th 2017. | Tips Kesehatan

SEPUTAR SOFTLENS DAN CAIRAN PEMBERSIH SOFTLENS

Di sini aku akan jelaskan macam-macam cairan softlens yang pernah aku pakai. Pertama kali aku pakai softlens, aku masih gak tau apa-apa, belum dapat banyak pelajaran tentang softlens, yang ku tahu kalau pakai softlens itu harus hati-hati dan menakutkan πŸ˜€

Aku memang hobi membaca sambil tiduran, mangkannya mataku minus πŸ™ yang kiri 6.25 dan yang kanan 6.00 parah kan ? banyak kan ? Huft -_- dan aku sangat tergantung sekali dengan kacamata. Tapi.. bayangkan hidungku pesek, dan aku membawa beban kacamata setebal itu! Nempel di mana kacamataku? Yups.. gak menyangga di hidung tapi di pipi. Kadang suka jengkel kalau pake kacamata suka melorot-melorot sendiri.

Hingga suatu saat aku ingin pakai softlens. Aku mulai pakai softlens saat kelas 3 SMA. Saat ini aku pakai softlens merk FIT2U minus 5.00, warna hitam, diameter 14.50. Kata bapak optiknya kalo pake softlens harus dikurangi minus 1, akhirnya aku pakai yang minus 5.00.

Saat itu aku beli sepaket softlens + cairan pembersih softlensnya, entah yang pertama kali aku pakai merk cairan apa?

Aku beli semua itu di optik mall yang jauh dari rumah, jadi kalau cairannya habis aku beli di optik deket rumah, merk BC-BE SEEN with OXYGEN harganya 17 ribu isi 120ml.

Β 
BC-BE SEEN 120ml

Suatu hari aku pernah kehabisan cairan softlens dan aku gak sempat beli karena sudah malem banget dan optik langganan yang biasa aku beli cairan BC-Be Seen ini sudah tutup, akhirnya aku cari optik lain yang masih buka dan aku beli cairan softlens yang beda merk. Tapi aku lupa merknya apa? ukuranya lebih kecil daripada cairan softlens lamaku, dan harganya lebih mahal. Saat dari rumah aku lepas softlensku lalu aku rendam pakai cairan yang baru kubeli itu.

Keesokan harinya aku pakai lagi softlensku, hingga beberapa menit aku pakai kok rasanya aneh? mataku jadi perih, seperti mengganjal, berat kalau di buka, mataku jadi berair, rasanya seperti ingin nangis, pokoknya gak nyaman banget.
Aku bingung ada apa dengan cairan softlens yang baru ini? Masa iya aku cocok-cocokan pakai cairan softlens? Apa mungkin beda merk beda rasa? atau memang beda kegunaan? Aku hanya mencoba menebak-nebak saja, aku gak tau apa-apa..
Lalu aku kembali beli lagi cairan softlens tutup hijau BC-Be Seen itu, untungnya gak perih lagi dan nyaman dipakai..
Yaa akhirnya nasib cairan softlens yang baru kubeli dan gak cocok itu gak aku pakai lagi ~

* * *

Beberapa bulan kemudian ~

Kejadian ini terulang kembali..
Saat itu aku sedang ada janji mau keluar sama temen menuju ke jalan A, sedangkan pada saat itu juga aku harus membeli cairan softlensku yang menuju ke jalan B. Waktunya sudah mepet dan aku masih belum ahli dalam mengatur jadwalku huhu.. Pikirku di jalan A juga ada optik lain, jadi aku memutuskan untuk berangkat keluar sama temenku sekalian mampir ke optik buat beli cairan softlens. Aku beli cairan merk AQUAS isi 120ml harga 20ribu.

Setelah aku pakai cairan Aquas, tragedi yang sama terulang kembali-_-
Mataku perih, berair dan gejala kawan-kawannya..
Dari situ aku menarik kesimpulan sendiri kalau aku cocok-cocokan sama merk cairan softlens.
Aku cocok pakai merk Y dan aku tidak cocok dengan merk X.
* * *
Tiba saatnya aku kembali ke optik di mall tempat pertama kali aku beli softlens karena harus ganti softlensku yang masa pakainya sudah habis. Sekalian mau beli cairan softlens dan curhat masalah mata perihku saat ganti-ganti merk cairan softlens. Berhubung harga di optik ini tergolong lebih murah daripada optik langgananku yang deket rumah jadi aku menanyakan apakah juga menjual BC-Be Seen, sekalian aku juga membawa botol BC-Be Seen ku untuk jadi contoh.
“Pak, disini ada merk cairan softlens BC-Be Seen seperti ini tidak ya?”
“Oh nggak ada mbak, adanya itu.. (sambil menunjuk ke arah cairan softlens merk Omega berbagai ukuran)”
“Aku mau tanya pak, kenapa ya aku cuman cocoknya saat pakai merk cairan softlens BC-Be Seen ini aja? kok saat aku pakai merk lain seperti Aquas itu mataku malah perih, berat, mengganjal, dan berair?”
Lalu sejenak beliau mengamati kemasan botol BC-Be Seen ku..
“Tunggu sebentar ya..(beliau jalan ke arah etalase cairan softlens dan mengambil 2 merk botol softlens yang berbeda, lalu kembali dan menjelaskan ke aku) Gini.. Kalau kamu pakai yang ada Oxygen nya seperti yang tertera di botol BC-Be Seen ini, mata kamu tidak akan perih karena ada kandungan Oxygennya. Beda dengan merk X (sambil menunjukkan botol merk X yang di ambil tadi ) yang tidak ada Oxygennya, merk X hanya untuk mencuci softlens saja, jika digunakan ke mata akan perih. Kalau mau digunakan ke mata pilih yang ada kandungan Oxygennya..”
“Oh begitu.. berarti selama ini saya salah pakai ya..”
“Iya, coba kamu pakai yang ini, merk Omega ada kandungan oksigennya, harganya 20 ribu..”
Saat itu aku lupa ambil foto botol Omega nya, tapi di internet ada kok.. coba search πŸ™‚
Sesampainya di rumah langsung aku lihat botol Aquas-ku, dan aku gak menemukan tulisan Oxygen di kemasannya.. pantesan mataku perih 😐
Jadi pelajaran kali ini adalah BELI CAIRAN SOFTLENS YANG ADA OXYGEN NYA!
* * *
Beberapa bulan kemudian ~
Tepatnya di bulan Mei 2016, kotaku ulang tahun dan mengadakan event di dekat mall yang kebetulan di mall itu ada toko optik langgananku, jadi aku bisa ke event sekalian aku sekalian mampir ke mall itu untuk membeli cairan softlens, niatnya mau sekalian beli 2 botol untuk persediaan.

“Mbak, beli cairan softlens yang merk Omega yang ada oxygennya..”

“Berapa?”
“Dua botol, 20 ribuan kan mbak?”
“Iya.. nggak sekalian yang kemasan besar aja mbak? isinya 500ml, harganya 44 ribu”
“Wih besarnya..”
“Iya, cuman selisih 4 ribu loh mbak, sudah dapat isi 500ml..”
“Oh yauda itu aja deh mbak..”

Karena aku dalam keadaan terburu-buru mau ke event, jadi saat beli cairan softlens itu aku gak terlalu mengamati dengan seksama, yang aku lihat sepintas kemasannya warna biru dongker mirip dengan kemasan Omega versi kecil yang aku beli sebelumnya.

Saat di mobil dalam perjalanan mau pulang ke rumah, dalam keadaan rileks tiba-tiba aku ada perasaan mengganjal tentang cairan softlesku.
Seketika punya firasat buruk karena gak teliti saat beli tadi.. lalu aku cek lagi.. dannn benarlah.. tidak ada tulisan Oxygen nya! hiks.. T_T

Masa ini aku salah beli? ini sudah berulang kali aku baca di dus nya gak ada tulisan Oxygennya lhoo.. cuman ada tulisan Moisture Blast πŸ™
Aku takut salah beli lagi, aku takut kalo di pake nanti jadi perih seperti merk yang dulu-dulu πŸ™
Masa aku harus balik lagi ke mallnya sih.. tapi ini udah mau sampai rumah, kalo balik ke mall ya pasti sudah tutup..

Saat dari rumah aku cocokin Omega dengan BC-Be Seen ku, di situ sama-sama tertulis No Rub + HMPC, entah apa itu HMPC aku gak tau T_T
Yauda malam itu juga aku telvon optiknya, untung punya nomornya πŸ™‚

“Hallo, ini tadi kan aku beli cairan softlens di optik ini, merknya Omega isi 500ml yang ada tulisan Moisture Blastnya..”

“Iya, kenapa?”

“Ini ada kandungan oxygennya nggak ya?”

“Oh kalo yang kemasan besar 500ml itu tidak ada oxygennya.. kalau yang kemasan kecil ada..”

“Lho.. gimana ini? tadi mbaknya kok nggak bilang kalo yang besar gak ada oxygennya, kan aku cari merk Omega yang ada oxygennya.. Kalo yang ini di pake ke mata apa akan perih?”

“Sebentar ya saya tanyakan dulu.. [“ko, ini yang biasa pakai oksigen kalo ganti pakai moisture jadinya perih nggak?”] [“sepertinya enggak..”] Hallo.. sepertinya enggak mbak, tapi kalau nggak yakin bisa di kembalikan lagi, tukar sama yang kecil..”

“Oh gitu ya, yauda aku coba dulu ya..”

“Iya mbak..”

Malam itu jadi malam yang sangat bimbang-_- ini di coba gak ya?? coba tidak yaa.. coba tidak yaa.. mau mencoba tapi takut periiih.. buka tidak yaa.. buka tidak yaa..β™«β™«β™« *gak usah nyanyi* ( bayangkan itu lagu galaunya alghazali :v )
Balada mau nyoba tapi takut perih, mau ngembaliin ke optiknya tapi kejauhan-_-

Yauda dengan keyakinan yang setengah-setengah, aku rendam softlensku pakai Omega Moisture Blast itu..

Keesokan harinya aku coba pakai softlensku, lalu aku tunggu beberapa menit masih belum terasa perih, belum memunculkan tanda-tanda keanehan lainnya, dan setelah 2 jam aku pakai masih aman-aman saja.. Setelah berjam-jam kemudian ternyata masih aman+nyaman saja lhooooβ™₯β™₯β™₯
Akhirnya cairan softlens merk Omega Multi Purpose Solution Moisture Blast ini aman! dan pasti harganya terjangkau banget. I love it!

Disini aku masih bingung. Semuanya bertuliskan “Multi Purpose Solution” tapi ada yang perih di mata dan ada yang tidak perih karena mengandung Oxygen maupun Moisture Blast. Lalu gunanya yang biasa dan berakibat perih itu apa? Cuma untuk merendam saja kah? Ribet dong kalau harus merendam pakai yang biasa lalu membilasnya dengan yang berOxygen atau Moisture Blast.. entah aku masih belum paham..

* * * UPDATE!! * * *
Kemaren aku dari optik langgananku, terus aku tanya ke mbak pegawainya tentang perbedaan cairan softlens yang perih (non oxygen) dan gak perih (with oxygen) :

“Mbak, aku tanya ya.. bedanya cairan merk Omega moisture blast yang besar ini sama merk Aquash itu apa? Kan merk Aquash itu perih di mata ya? Karena gak ada oxygennya?”

“Ya karena yang Aquash itu lebih murah harganya kak, biasanya ada pembeli minta yang murah ya pilih Aquash..”

Sudah gitu aja jawabnya. Gitu aja alasannya πŸ˜€
Lah kok aneh gitu? Kalo pembeli ingin beli yang harga murah seperti Aquash, apa si pembeli itu gak kesakitan matanya? Kan Aquash non oxygen itu perih.
Yaa terserahlah ~ nanti kapan-kapan kalo aku ke optik itu mau tanya lagi perbedaan oxygen dan non oxygen itu apa? Penasaran lho… tapi aku masih belum mendapatkan jawaban yang pas di hati πŸ˜€

* * * UPDATE KEDUA!! * * *
Akhirnya aku sempat balik ke optik dan mendapat jawaban dari kokonya. Thanks ko? Pertanyaan yang sering kalian tanyakan :
(1) “Kak, cairan pembersih softlens boleh dipakai sebagai tetes mata nggak?”
(2) “Kak, aku pakai cairan merk ini itu ini itu kok perih?”

Jawabannya adalah :
(1) Cairan pembersih softlens dan tetes mata mempunyai komposisi yang berbeda. Kalau cairan pembersih softlens mengandung detergen untuk membersihkan selaput-selaput bekas belek kalian dan kotoran/debu yang nempel di softlens.

Nah kalau tetes mata untuk melumasi softlens yang menempel pada mata agar tetap nyaman saat dipakai.

(2) Selanjutnya tentang merk cairan pembersih.. kokonya sepakat memberi jawaban kalau ternyata kita cocok-cocokan pakai cairan softlens pemirsah! Ada yang cocok pakai non-oksigen dan ada yang cocok pakai yang bener-bener ada oksigennya.
Kalau aku sih #teamoksigen haha πŸ˜€ kalau mata kalian termasuk #teamnonoksigen berarti syukurlah.. mata kalian tidak rewel πŸ˜€

Oiya, kalau bisa cari cairan softlens yang merknya terkenal seperti Omega ini.

Selanjutnya..
Tentang tetes mata khusus softlens. Aku pakai merk O2, isi 15ml harga 20 ribu. Seperti ini modelnya :

Setelah aku nyetir motor, mataku terasa perih dan softlensku rasanya agak buram, mata sulit berkedip karena rasanya ‘seret’ gitu. Selama berkendara pastinya mataku kena angin dan debu jalanan kan.. jadi softlensku kehilangan kadar airnya, otomatis rasanya jadi seret di mata.

Lalu aku coba pakai cairan softlens ini, cukup 1 tetes di setiap mata. Langsung di teteskan ke mata terus kedip-kedip gitu aja, tanpaΒ menunggu harus merem beberapa menit dulu. Rasanya? Jadi plonggg ~ pengelihatan jadi kinclong lagi.
Mata yang tadinya agak burem jadi terang lagi.

Jika ada pendapat atau pertanyaan lainnya, tulis di kolom komentar ya ^^
Terima Kasih!

Sumber
tags: Tips